Teaser Seni Budaya Jawa – Sanggar Padma Baswara

konten video :

– Wayang Kulit peninggalan R.ng Notobroto Perdikan kadilangu
– Gamelan kyai Gong 9 Sekar Madu peninggalan R.ng Notobroto
– Tari Srimpi Natapraja Kadilangu Demak (kasepuhan)
– Tari Rantaya Gagah putra
– Tari Rebana Pasisir Khas Demak (akulturasi Jawa & TimurTengah)
– Keris pusaka kyai Parung sari Peninggalan Keluarga Pangeran Widjil Ke IV kadilangu Demak.

Lokasi :

– Situs Cagar Budaya Pendopo Notobratan Kasepuhan Kadilangu Demak

Sanggar Padma Baswara adalah tempat pengembangan dan pelatihan seni budaya jawa yang terdapat di kadilangu demak berlokasi di situs Cagar Budaya bersejarah peninggalan dari Kepala Perdikan Raden Ngabehi Notobroto yaitu Pendopo Notobratan yang di bangun pertama kalinya sekitar tahun 1835 dan diresmikan berdasarkan besluit governement hindia belanda pada tahun 1883, Pendopo Notobratan adalah salah satu peninggalan dari Keluarga Ahli Waris Keturunan Sunan Kalijaga yang berlokasi di Kadilangu Demak. oleh karena itu keluarga dan kerabat turun temurun dari Raden Ngabehi Notobroto melestarikan berbagai catatan budaya dan sejarah yang berasal dari masa lalu,.

atas dasar hal tersebut lah R.Zulverdi Tri Harimurti salah satu Ahli Waris yang juga turut mengelola Pendopo Notobratan dan beberapa asset2 peninggalan jaman dahulu membuat Sanggar Budaya untuk menampung para Generasi Penerus Remaja dan anak2. untuk lebih dikenalkan pada budaya Jawa yang murni.

di sanggar padma baswara para murid dan anggotanya dilatih dan perkenalkan untuk terbiasa dengan berbagai macam corak dan unsur kebudayaan yang berasal dari jawa seperti hal nya seni tari, karawitan dan tembang, pakeliran/pedalangan, arsitektur jawa, Tosan aji (keris dan tombak), termasuk ilmu filosofi jawa dimana notabene banyak sekali dari berbagai unsur kebudayaan tersebut adalah karya dari Sunan kalijaga yang terhitung leluhur pepunden di tanah kadilangu, dan disamping itu juga di perkenalkan berbagai macam sastra jawa kuno dan juga sastra jawa pertengahan.

yang cukup unik lagi adalah para anggota sanggar turut diperkenalkan dengan sejarah dan akulturasi kebudayaan yang terjadi pada masa timeline sejarah pulau jawa, termasuk Jawa & eropa, Jawa & tiongkok, dan Jawa & timur tengah..dimana akulturasi itu sangat berpengaruh terhadap berbagai perkembangan kebudayaan di tanah jawa, dengan mengetahui sejarah dan akulturasi maka di harapkan para generasi penerus dapat lebih bijaksana dalam memaknai budaya jawa sehingga mereka dapat terus melestarikan keaslian budaya jawa yang ada.

Penari :
Nissa, Ifthi, Silvya, Fajar, Dinda, Awalyah

Kerawitan :
Anas, Andre, hamim, Ashadi, Rafi, Syamsul

Rebab :
Bu Ika

Wayang :
Ki Dalang Nom Iksanuddin

keris :
Mas Verdi

Penata rias & Busana :
Bu Ika

Assisten rias & Busana :
Nissa & Ifti

Kameramen :
Mas Verdi

Assisten kameramen :
Rafi

Juru Lighting Cahaya :
Anas, Andre, hamim, syamsul, Iksan

Kelistrikan :
Ashadi

Editing :
Mas Verdi

Seksi Repot :
Anas & Andre

Tamu ta di undang :
Bandrong……










:

jelajahbudaya

View all posts

Add comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *