Budaya Suku Dayak

-Pakaian Suku Dayak
Pakaian adat untuk wanita diberi nama Ta’a dan untuk anak buahnya disebut sapei sapaq. Biasanya pakaian adat digunakan selama acara besar dan menyambut para tamu hebat. Ta’a terdiri dari da’a yaitu sejenis ikat kepala yang terbuat dari pandan yang biasa digunakan oleh orang tua. Bos pakaian yang mereka pakai disebut sapei inoq dan bawahannya adalah rok yang disebut Ta’a. Baik atasan maupun bawahan semuanya dihiasi manik-manik agar terlihat cantik.

-Tari Suku Dayak
-Tari Hudoq
adalah bagian dari ritual suku Dayak Bahau dan Dayak Modang, yang biasanya dilakukan setiap kuartal atau penanaman padi, pada bulan September – Oktober. Semua gerakannya, konon dipercaya turun dari surga. Berdasarkan kepercayaan suku Dayak Bahau dan Dayak Modang, Tari Hudoq ini diadakan untuk mengenang jasa leluhur mereka yang berada di alam nirwana.
-Tari Leleng
Dancing Leleng adalah seorang gadis suku Kenyah menari yang berbicara tentang seorang gadis bernama Utan Along yang akan kawin secara paksa dengan pemuda tercinta. Utan Along akhirnya melarikan diri ke hutan. Tarian ini disebut tarian Leleng karena pada saat diiringi oleh lagu Leleng.

Instrumen Musik Suku Dayak

-GARANTUNG
atau gong adalah salah satu instrumen yang digunakan oleh komunitas Suku Dayak. Selain itu, masyarakat Dayak juga menyebutnya gong dan agung. Garatung diklasifikasikan sebagai salah satu alat musik dalam kelompok idiophone yang terbuat dari logam; besi, kuningan, atau perunggu.
-Hebat (GENDANG) MASYARAK
Suku Dayak mengenal dengan baik alat musik sebagai salah satu alat kelompok membranophone untuk mengiringi tarian dan lagu. Oleh karena itu, alat musik sangat populer sebagai bagian dari kerukunan di antara suku Dayak
-Kalali
adalah alat musik tiup yang terbuat dari udang kecil yang telah menyusut. Ukuran panjangnya setengah meter dengan ujung-ujungnya digunakan dan dibuat ruang kecil di dekat segmen. Tepi segmen harus dipasangi potongan roan yang telah dibalut dalam bentuk tipis. Rotan bambu diikat ke tangkai, kemudian dibuat lima lubang untuk menentukan nada bernada tinggi
-Tote
adalah alat musik tiup yang terbuat dari bambu kecil yang telah dikeringkan dan ujung lainnya diberi lidah. Di bagasi dibuat dua atau tiga lubang. Untuk menghasilkan suara merdu dan untuk memotong hati, tote atau sejenisnya ditiup di punggungnya.
Suling Balawung ialah alat music tiup yang terbuat dari bamboo berukuran kecil dengan lima lubang dibagian bawah dan satu lubang dibagian atas. Seruling Bali digunakan oleh wanita.

jelajahbudaya

View all posts

Add comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *