Budaya Kalimantan Barat

Cerita rakyat ini diangkat dari suku Dayak Kabupaten landak Kalimantan Barat. Singkat cerita tersebutlah kisah kasih Dara Itam dari kerajaan Tembawang Selimpat dan yang bernama Riasinir dari Kampung Jaring. Dikisahkan, ayah Dara Itam gugur dalam sebuah pertempuran (BAYAKO) dan kepalanya disimpan dalam tajak (Guci/Tempayan), sedangkan Dara Itam dapat terselamatkan oleh inang-inang dan akhirnya menjadi seorang Balian (dukun terkenal di Landak).

Suatu hari Dara Itam sedang mandi di sungai, rambutnya yang panjang terurai membuat Raja Pulang Palih ingin mempersunting dan membawa ke Kerajaan Angrat Batur. Tidak ingin menolak, Dara Itam mengajukan satu syarat, Raja harus bisa mengambil kepala Ayah Dara Itam yaitu Patih Gumantar yang disimpan oleh suku Dayak Biajuk.

Raja menyanggupi dan membuat strategi, membuat sayembara, barang siapa yang berhasil membawa kepala Patih Gumantar akan diberi hadiah. Tersebutlah pemuda bernama Riasinir menyanggupinya dan berhasil membawa kepala Patih Gumantar kembali untuk diberikan kepada Raja Pulang Palih. Jodoh tidak akan kemana, jika yang menjadi kehendak Tuhan Yang Maha Kuasa Dara Itam akhirnya dipersunting oleh Riasinir.

Diadakan di Panggung Terbuka Candi Bentar, Taman Mini Indonesia Indah pada Sabtu, 24 Agustus 2019 Pukul 18.30 WIB.

jelajahbudaya

View all posts

Add comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *