Archive for Thumbnail Large

You are browsing the archives of Thumbnail Large.

Sastra Jawa dan Politik Kebudayaan

TADARUS-JB-II-Juli-2008 Sastra Jawa sebagai khasanah pemikiran yang berkembang, rupanya memiliki akar kekuatan dan khasanah yang luas atas sejarah perkembangan Jawa. Keberadaan serat-serat Jawa kuno merupakan representasi dari Jawa pada zaman itu. Sekaligus sebagai alat legitimasi untuk pengukuhan identitas Jawa. Betapa tidak, hampir seluruh kejadian di Jawa pada saat itu senantiasa diceritakan lewat karya sastra. Manifestasi [...]

Mensyukuri Anugerah Keragaman dengan Merayakannya

Oleh L. Riansyah
UBLIK-JB-I-Maret-2008. Roibin M. HI menyatakan bahwa akar kasus penyesatan yag selama ini terjadi adalah karena praktik keberagamaan kita yang mementingkan aspek formalitas. Agama menurut Dosen UIN Malang ini adalah sebuah relasi antara manusia dan tuhan. Melalui ritual, dialog antara sang hamba dengan sang pencipta bisa terjadi kapanpun dan di manapun. Tentunya ritual keagamaan [...]

Membaca Ulang Gerakan NU

BUKU-JB-I-Maret-2008. NU sebagai organisasi masa Islam, sampai sekarang masih menjadi bahasan yang menarik di dunia akademik. Banyak peneliti asing yang tertarik dengan NU, di antaranya Martin van Bruinessen , Greg Barton, Greg Fealy, Ben Anderson, Mitsuo Nakamura dan lain sebagainya. Mereka tertarik kultur NU dengan ketradisionalannya yang dianggap eksotik.

Cerpen: Pistol Tua

Oleh Laila Sa’adah
CERPEN -JB-I-Maret-2008. Gelap seakan tidak mau beranjak dari langit kota ini. Mendung subuh tadi hanya menyanding mentari tanpa mau bergegas meninggalkannya, untuk sekedar menunjukkan keperkasaannya pada bumi di pagi hari yang lengang, mencekam dan membuat bulu roma siapapun merinding bila di situasi seperti ini.

Republik Togog dan Negeri Chu

OPINI-JB-I-Maret-2008. APA jadinya kalau bangsa ini dikendalikan oleh Togog? Pementasan Teater Koma berjudul “Republik Togog” menjawabnya. Bangsa ini akan hancur karena korupsi tidak bisa dilawan dan aset negara yang musnah karena kritik dianggap semacam musuh.

Merayakan Valentine, Merebut Makna Kasih

TADARUS-JB-I-Maret-2008.  “Hanya 4 hari! Dobel Cintanya, Dobel Diskonnya”, “Bikin Valentine Kamu Romantis Abis dan Menangkan Paket Liburan berdua ke Bangkok”, atau Valentine Promo paket kecantikan merupakan beberapa iklan yang mampir di mata saya melalui berbagai media baik cetak maupun iklan luar ruang. Bahkan suatu hari saya iseng menemani teman yang masuk ke salah satu swalayan [...]

Rorty dan Berwarnanya “Kosakata Akhir”

TAMU-JB-I-Maret-2008. Para pemikir paham postmodern yakin bahwa narasi besar dan logosentrisme telah usang dan tidak lagi relevan. Seperti megaphone, postmodern merupakan kata yang nyaring terdengar dan memekakkan telinga. Ia mengejek juga memaki pegangan kita selama ini. Term-term seperti kebenaran, objektivitas, pengetahuan, kausalitas digantikan dengan kekuatan relativisme serta subjektivitas berdasarkan konteks ruang dan waktu, sejarah dan [...]

Asta Tinggi: Menghargai Keanekaragaman

SITUS-JB-I-Maret-2008. Madura adalah sebuah pulau di Jawa Timur, yang sampai hari ini masih menarik untuk diperbincangkan. Entah membicarakan tentang kebudayaannya yang identik dengan tradisi carok, kerapan sapi, jamu singset dan rapet yang khas dengan ramuan asli Maduranya. Atau bahkan dengan cerita lucu yang seringkali membuat orang tertawa terbahak-bahak, sambil memegang perut.

Sesatkah Syafaatus Sholawat?

UTAMA-JB-I-Maret-2008. KASUS aliran “sesat” mencuat lagi di Kabupaten Malang, setelah beberapa kasus juga terjadi di wilayah ini; kasus Kiai Ali Toha (2004), Yusman Roy (2005), dan Al Qiyadah Al Islamiyah (2007). Kali ini Jama’ah Syafaatus Sholawat yang berada di Dusun Bendo RT 25 Desa Sukolilo, Kecamatan Jabung (10 Km ke arah timur Kota Malang) menjadi [...]

Gus Sopan: Yang Menyesatkan itu Akan Dimaafkan oleh Allah

UTAMA-JB-I-Maret-2008. Dialog adalah salah satu cara yang arif dalam menyikapi perbedaan pemahaman keagamaan. Di sebuah dusun terpencil di Kabupaten Malang, tepatnya di dusun Sembon Desa Durenan Kecamatan Ngajum, tradisi seperti itu dikembangkan di pelataran rumah seorang kiai muda, Gus Sopan. Gus yang mengaku tidak pernah nyantri apalagi sekolah ini selalu meluangkan waktunya setiap malam untuk [...]