Archive for Thumbnail Large

You are browsing the archives of Thumbnail Large.

Idul Fitri dan Masyarakat Resiko: Menerima Resiko sebagai Resiko

OPINI-JB-III-SEPTEMBER-2008. IDUL Fitri sebagai momentum kegembiraan masyarakat Muslim kali ini tidak hanya bermakna sebagai berakhirnya ritus ibadah di bulan puasa, namun jauh dari sekedar pelepasan rasa lapar dan dahaga itu sendiri, masyarakat Muslim dihadapkan pada sebuah pertanyaan besar: Apa wujud kongkrit atau aktualisasi dari kegembiraan itu. Masih mampukah masyarakat Indonesia menghadapi tantangan-tantangan yang kian lama [...]

Ibnu Rusyd: Aristotelianis Muslim Penyelaras Agama dan Filsafat

TAMU-JB-III-SEPTEMBER-2008
ABU Ya‘la al-Walid Muhammad ibn Ahmad ibn Muhammad ibn Rusyd (1126-1198), atau yang lebih terkenal dengan sebutan Ibn Rusyd atau Averroes, adalah filosof Muslim Barat terbesar di abad pertengahan. Dia adalah pendiri pikiran merdeka sehingga memiliki pengaruh yang sangat tinggi di Eropa. Michael Angelo meletakkan patung khayalinya di atas atap gereja Syktien di Vatikan [...]

Tentang Pasar dan Mall

UBLIK-JB-III-SEPTEMBER-2008. Lebaran memiliki beragam makna bagi orang yang merayakannya. Setelah sebulan penuh ditempa dalam agenda peribadatan yang padat, lebaran menjadi titik balik untuk mendapatkan martabat kemanusiaan yang lebih baik. Lebaran sering dimaknai sebagai reinkarnasi (kelahiran kembali) dalam kesucian jiwa layaknya bayi yang baru lahir. Lebaran juga dimaknai sebagi ritus perjumpaan sosial sehingga banyak orang yang memanfaatkan momentum itu [...]

Apa yang Sulit dari Mengapung?

SASTRA-JB-III-SEPTEMBER-2008
Bukan, bukan mengapung. Tepatnya melayang, tidak tenggelam tidak pula terapung, antara tenggelam dan terapung. Tidak pula mendarat dan tidak diterbangkan, antara mendarat dan diterbangkan. Antara berusaha untuk bertahan dan ketiadaberdayaan terhadap hempasan arus. Antara keinginan untuk berikhtiar dan kepasrahan untuk tunduk dan takluk.

Menyelami Makna Kebudayaan dengan Etnografi

BUKU-JB-III-SEPTEMBER-2008. Buku berjudul asli The Ethnographic Interview (1997) ini sebenarnya tergolong buku lama. Namun buku ini sering direkomendasikan oleh antropolog Indonesia kepada para peneliti pemula dan aktifis kebudayaan sebagai panduan awal dalam memahami metode ethongrafi. Ada dua bagian utama dalam buku ini. Pada bagian awal, penulis memberikan lambaran akademis tentang makna dan posisi etnografi dalam kajian kebudayaan. Adapun di bagian selanjutnya, lebih [...]

Berburu Takjil di Sanggar Suci Lawang

SITUS-JB-III-SEPTEMBER-2008. Hening. Begitu kesan yang kutangkap saat aku memasuki sanggar peribadatan yang berada di Jl. Dr. Wahidin 36-38 Lawang Kabupaten Malang ini. “Orangnya lagi istirahat, Pak” jawab seseorang paruh baya yang mengaku sebagai tukang parkir dengan gaya yang agak cuek. Kompleks peribadatan umat budha ini terdiri atas tiga bangunan pokok, sebuah bangunan utama tempat pemujaan yang terletak dibagian selatan, [...]

Menelisik Ritus Ngabuburit Ala Anak Muda di Malang

“Racun..racun..racun. Racun..racun..racun. Mati laju darahku. Takluk sudah hebatku. Hilang akal sehatku… Hilang akal sehatku, Memang kau racun…”
Oke, terima kasih semua dan selamat berbuka puasa…
UTAMA-JB-III-SEPTEMBER-2008. Astin dan Ranti, vokalis grup band Girl Fight, menyapa ramah ratusan penonton yang berkumpul di suatu senja. Berakhirnya lagu The Changcuters berjudul Racun menjadi penutup pentas musik sederhana yang digelar di [...]

Menghidupkan Subyek di Tengah Kematiannya

Oleh ANY RUFAIDAH
Judul : Redefinisi Subjek dalam Kebudayaan: Pengantar Memahami Subjektivitas Modern Menurut Perspektif Slavoj Žižek.
Penulis : Thomas Kristiatmo
Penerbit : Jalasutra, Yogyakarta
Cetakan : I, 2007
Tebal : xiv + 113 halaman
Di tengah ramainya pernyataan “subjek sudah mati”, dibutuhkan orang “gila” yang berani nekad membetot lagi segala wacana, yang telah terbang tinggi dan terlanjur beranak pinak dalam [...]

Kebangsaaan dalam Perspektif Politik Kebudayaan

Bisri Effendy
OPINI-JB-II-Agustus-2008. UNTUK mengawali perbincangan soai nation state, empat peristiwa penting yang terjadi pada 1908, 1928, dan dua kali pada 1945 perlu dilongok kembali. Keempat peristiwa yang terlanjur kita mitoskan sebagai hari-hari keramat dan selalu kita peringati tiap tahunnya, menjadi hari “kebangkitan nasional”, hari “sumpah pemuda”, hari “proklamasi kemerdekaan”, dan hari “pahlawan”. Hari-hari yang sangat [...]

Bahasa Madura dalam Ruang Pemaknaan The Others

UBLIK-JB-II-Juli-2008. Pernah Nonton acara Din Brodin? Bagi masyarakat Jawa Timur yang punya pesawat televisi dan bisa menangkap gelombang Stasiun J-TV pasti pernah liat atau setidaknya mendengar tentang Din Brodin. Sebuah komedi situasi yang menampilkan tokoh bernama Brodin, orang yang ditampilkan sebagai sosok beretnis Madura dengan logat yang khas, lucu, konyol, lengkap dengan berbagai atribut [...]