Menelisik Ritus Ngabuburit Ala Anak Muda di Malang
“Racun..racun..racun. Racun..racun..racun. Mati laju darahku. Takluk sudah hebatku. Hilang akal sehatku… Hilang akal sehatku, Memang kau racun…”
Oke, terima kasih semua dan selamat berbuka puasa…
UTAMA-JB-III-SEPTEMBER-2008. Astin dan Ranti, vokalis grup band Girl Fight, menyapa ramah ratusan penonton yang berkumpul di suatu senja. Berakhirnya lagu The Changcuters berjudul Racun menjadi penutup pentas musik sederhana yang digelar di [...]
Sesatkah Syafaatus Sholawat?
UTAMA-JB-I-Maret-2008. KASUS aliran “sesat” mencuat lagi di Kabupaten Malang, setelah beberapa kasus juga terjadi di wilayah ini; kasus Kiai Ali Toha (2004), Yusman Roy (2005), dan Al Qiyadah Al Islamiyah (2007). Kali ini Jama’ah Syafaatus Sholawat yang berada di Dusun Bendo RT 25 Desa Sukolilo, Kecamatan Jabung (10 Km ke arah timur Kota Malang) menjadi [...]
Gus Sopan: Yang Menyesatkan itu Akan Dimaafkan oleh Allah
UTAMA-JB-I-Maret-2008. Dialog adalah salah satu cara yang arif dalam menyikapi perbedaan pemahaman keagamaan. Di sebuah dusun terpencil di Kabupaten Malang, tepatnya di dusun Sembon Desa Durenan Kecamatan Ngajum, tradisi seperti itu dikembangkan di pelataran rumah seorang kiai muda, Gus Sopan. Gus yang mengaku tidak pernah nyantri apalagi sekolah ini selalu meluangkan waktunya setiap malam untuk [...]
Agus Sunyoto: Hubungan dengan Tuhan Itu Bisa Langsung Secara Pribadi
UTAMA-JB-I-Maret-2008. Dalam khazanah peradaban Islam, praktik penyesatan memiliki sejarah yang panjang. Konteks yang melingkupinya pun tak jarang melibatkan nuansa politik dan menghadirkan campur tangan penguasa. Dalam mengkaji beberapa aspek yang mengiringi tindakan penyesatan itu, menarik untuk menyimak petikan wawancara dengan Agus Sunyoto, penulis buku Suluk Abdul Jalil yang kini tengah menggagas Pesantren Global dalam mempersiapkan [...]
Mencari Hakikat Shalat di Ngajum
UTAMA-JB-I-Maret-2008. Sejarah mencatat bahwa perkembangan Islam di Jawa, khususnya di Jawa Timur, tidak terlepas dari peran penting pesantren. Banyak para alim yang mengembangkan dakwah Islam di sebuah desa, mengawali dengan mendirikan pesantren. Dari pesantren itu kemudian mereka mengajak warga sekitar untuk mengenal Islam. Para santripun setelah menimba ilmu di pesantren itu kemudian kembali ke daerah [...]